Sabtu, 26 Mei 2012

CINTA (Al-mahabbah)


Sahabat yang di cintai Allah,
Semoga Allah yang Maha kuasa menggologkan kita semua menjadi manusia yang mengenal cinta, alangkah bahagianya orang yang dihidupkan hatinya dengan cinta, sehingga ia menemukan arti cinta yang sejati.
Dan Tema inilah yang akan kita bahas pada pertemuan kali ini.
Ibnu Qoyyum pernah mengatakan bahwa cinta adalah:
 المائل الدائم لقلب الهائم  
 "Ketertarikan yang abadi dengan hati yang gelisah"

Abdullah Nashih Ulwan mengatakan dalam bukunya “Manajemen Cinta”. Menurut beliau : “Cinta adalah perasaan atau gejala hati yang mendorong seseorang untuk mencintai kekasihnya dengan penuh gairah, lembut dan kasih sayang. Cinta adalah fitrah manusia yang murni yang tidak dapat terpisahkan dengan kehidupannya. Ia selalu dibutuhkan. Jika seseorang ingin ikut menikmatinya dengan cara yang terhormat dan mulia, suci dan penuh taqwa, tentu ia akan mempergunakan cinta itu untuk mencapai keinginannya yang suci dan mulia.”
 Maka pantaslah kalau satu keterangan mengatakan :
 من أحب شيئا أكثر ذكره
“Barang siapa yang Mencintai sesuatu, maka ia akan banyak mengingat dan menyebut-nyebutya”

Sahabat  Al Imamul Ghazali seorang Hujjatul Islam mengkategorikan bahwa cinta itu dibagi menjadi tiga bagian. yaitu,

1.         Cinta Lissyafaqoh                  
Syafaqah artinya lembut dan halusnya perasaan. Dalam makna positif syafaqah diartikan sebagai sikap jiwa yang selalu ingin berbuat baik dan menyantuni orang lain serta penuh kasih sayang.

Syafaqah itu diperintahkan oleh Nabi
Rasulullah SAW adalah teladan terbaik dalam hal ini, dalam kondisi apa pun syafaqah selalu tertanam dalam hatinya yang mulia.

Adapun ari lain, cinta Lissyafaqoh itu adalah Cinta atau kasih saying yang tulus. Yaitu cinta nya seorang ibu kepada anaknya.
Selama Sembilan Ibu mengandung, da tidak pernah terbayangkan sedikitpun Alangkah susahnya seorang ibu mengandung hingga melahirkan kita. Sembilan bulan bukan waktu yang sangat sebentar,ini semua ditanggung oleh si Ibu dengan penuh kesabaran dan ketabahan hati bahkan kebahagiaan.
Maka pantas kalau Allah SWT gambarkan dalam Al-qur’an sebagaimana firman nya dalam surat Luqman ayat 14 :


“kami perintahkan kepada manusia (untuk berbuat baik kepada) kepada kedua orangtuanya, Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah dan bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam duatahun. Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada orangtuamu. Hanya kepada-Kulah kembalimu ”

2.         Cinta Lissyahwat
Cinta adalah rahmat Allah swt. Namun jika salah digunakan akan menjadi laknat. Dengan cinta pula pada ulama salaf sanggup menulis berjuta halaman karya tanpa bantuan media teknologi. Sebaliknya, dengan cinta pula seseorang rela menjual agamanya dengan harga yang sangat rendah karena syhawat harta, tahta dan wanita. Hitler mampu membunuh berjuta nyawa manusia karena cintanya.

Cinta adalah motivator paling dahsyat di planet bumi. Allah swt telah menggambarkan dalam firman-Nya 
(Q.S, Ali Imran:14):

“Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini (hubb al-syahawat), yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)”.

Adakah korelasi antara syahwat kepada wanita, anak dan harta. Dan apa yang diingini (syahwat) tersebut laksana pisau bermata dua; membahagiakan atau mencelakakan. Manusia dapat menjadi orang-orang yang bahagia dengan sebab syahwatnya. Sebaliknya, manusia dapat terjerumus ke lembah nista juga dengan syahwatnya. Karenanya, manusia diwajibkan untuk “mengendarai” syahwatnya sesuai dengan “juklak” atau petunjuk pelaksanaan yang telah dilegitimasi oleh “Sang Pencipta” syahwat. Apabila suatu “kendaraan” dikendarai secara serampangan, maka akibatnya adalah “kecelakaan”.

Untuk syahwat terhadap wanita, Allah swt mensyariatkan pernikahan. Ini juklak Ilahi yang membawa keberkatan dalam kehidupan dan mendatangkan ketenangan dan ketentraman (Q.S, al-Rum: 21).
"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir."

Lewat pernikahan dapat melahirkan generasi yang bermoral dan bermartabat. Karenanya syhawat pada wanita tidak boleh dikendarai dengan menabrak “rambu-rambu” Ilahi, seperti dengan perzinaan dan pergaulan bebas. Itu sebabnya Allah swt sangat mengecam perilaku perzinaan dengan hukuman rajam dan jilid. Sebab makin banyak perzinaan berarti semakin besar pula ketidaktentraman dalam masyarakat.

3.         Cinta Litto’ah
Litto’ah yaitu cinta atas dasar kepatuhan dan ketaatan kita terhadap Allah SWT, inilah cinta yang hakiki, cinta yang mejadi Thoriqul Auliya, salah satu jalan para ‘Arifin untuk sampai kepada sang khalikyang kesemuaannya ini bias di buktikan dalam wujud iman dan amal shaleh serta taqwa bathiniyah kita dengan sang khalik.
Sebagaimana Siti Robi’ah AL-Adawiyah berkata :

“Sukar menjelaskan apa hakekat cinta itu, ia hanya memperlihatkan kerinduan, gambaran perasaan dan hanya orang yang merasakannya yang dapat mengetahui”.

Dan syair yang Siti Robi’ah AL-Adawiyah buat :

“Aku mencintai-Mu dengan dua cinta: cinta yang penuh gairah dan cinta yang Kau berhak atasnya kusebut cinta yang penuh gairah karena aku tak bisa mengingat selain diri-Mu kusebut cinta yang Kau berhak atasnya karena Kau telah menyikap hijab hingga aku bisa melihat-Mu tak patut pujian untuk diriku karena hal ini dan itu segala pujian hanya untuk diri-Mu”.

Sahabat.. yang dicintai Allah,
Demikianlan penjelasan yang singkat tentang Cinta Al-Mahabbah. Mudah-mudahan kita semua mampu mengenal apa hakikat Al-Mahabbah yang sebenarnya. Bukan cinta semu, bukan cinta imitasi, melainkan cinta yang suci, cinta Illahi, cinta Robbul Izzati

Minggu, 22 April 2012

You Can!!

Assalamu'alaikum...

sahabat.. terkadang dalam hidup ini kita selalu merasa bahwa takdir yang telah Tuhan guratkan sebuah ketidak adilan yang selalu membuat hidup kita terperosok dan terjatuh.

ketika kita selalu merasa hidup seperti itu, di fikiran kita yang terlintas hanyalah kebencian kepada takdir Tuhan dan selalu merasa terpuruk dengan takdir yang telah Tuhan guratkan.
seakan-akan hidup kita hanya sebatas ranting tua yang sewaktu-waktu bisa tertiup angin dan terjatuh hingga hancur karna terbentur tanah.
hal itu yang selalu hadir di benak kita. hingga tak ada rasa syukur kita atas nikmat hidup yang telah Tuhan berikan kepada kita.

itu hal yang paling sering mengganggu kehidupan kita. mengganggu setiap langkah kita untuk maju dalam menggapai semua angan dan cita-cita kita. semua memang terlihat wajar, karena hidup memang sebuah perjalan. kadang kita bisa terpuruk, kadang kita bisa terperosok dan kadang juga kita bisa bisa terjatuh.
ini semua hal yang wajar terjadi dalam kehidupan, tapi satu hal yang harus kita ingat. di balik semua keterpurukan, keterperosokan dan bahkan terjatuh, ada satu kebahagiaan yang menunggu kita. asalkan kita harus percaya dan mau berusaha untuk menggapai kebahagiaan tersebut.

kita lihat dan amati sebuah proses terjadi dan munculnya sebuah pelangi. 
pelangi muncul dengan semua keindahannya yang terbentang di langit yang luas, padahal sebelum terjadi nya sebuah pelangi yang sangat indah tersebut muncul sebuah mendung yang gelap di langit. lalu turun sebuah hujan yang deras di barengi dengan gemuruh suara petir yang sangat menyeramkan. tidak hanya itu, bahkan kadang muncul badai yang sangat dahsyat. tapi, setelah semua proses itu terlewati, muncul sebuah pelangi yang sangat indah dan tidak ada bandingan nya.

begitu pun hidup kita, ketika semua keterpurukan menimpa hidup kita maka percayalah itu adalah sebuah proses untuk mencapai sebuah kebahagiaan. jangan pernah menganggap semua itu sebagai azab, tapi anggap semua itu sebagai cobaan dan ujian Tuhan dalam mencapai sebuah kebahagiaan. 
karna tidak ada satupun yang telah Tuhan ciptakan menjadisebuah kesia-siaan.

itulah yang saya rasakan ketika hal itu muncul dalam hidup saya.
semoga bermanfaat...

Wassalam..